WhatsApp Icon

Peduli Penyayang Disabilitas, BAZNAS Jombang Gelar TOT Pengajar Mushaf Al-quran Isyarat

29/08/2024  |  Penulis: Nadhifatun Nurul Mukarromah

Bagikan:URL telah tercopy
Peduli Penyayang Disabilitas, BAZNAS Jombang Gelar TOT Pengajar Mushaf Al-quran Isyarat

Peduli Penyayang Disabilitas, BAZNAS Jombang Gelar TOT Pengajar Mushaf Al-quran Isyarat

BAZNAS Jombang, 29 Agustus 2024

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Jombang sukses menggelar kegiatan Training of Trainer (ToT) Pengajar Mushaf Al-Qur'an Isyarat. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari di Aula Yayasan Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas ini diikuti oleh 36 guru dan tenaga pendidik dari berbagai daerah di Jawa Timur.

Pelatihan ini bertujuan membekali para pendidik dengan metode khusus untuk mengajarkan Al-Qur'an kepada penyandang disabilitas sensorik rungu wicara. Kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian BAZNAS terhadap penyandang disabilitas agar mereka mendapatkan akses pendidikan agama yang inklusif dan setara.

Apa saja kegiatan yang Dilakukan? BAZNAS Kabupaten Jombang menggelar sebuah ToT Pengajar Mushaf Al-Qur'an Isyarat. Pelatihan ini memberikan materi tentang cara mengajar Al-Qur'an kepada penyandang disabilitas sensorik rungu wicara dengan menggunakan Mushaf Al-Qur'an Isyarat. Peserta mendapatkan pelatihan mulai dari dasar-dasar bahasa Al-Qur'an, metode kitabah dan tilawah, hingga teknik komunikasi yang efektif dengan komunitas difabel.

Pelatihan tidak hanya berfokus pada teori, tetapi juga mencakup praktik langsung yang dipandu oleh narasumber dan instruktur berpengalaman. Peserta diajak untuk memahami cara berinteraksi dengan penyandang disabilitas agar dapat menyampaikan ajaran Al-Qur'an secara efektif.

Siapa saja yang Terlibat? Yang terlibat pada Pelatihan ini yakni 36 guru dan tenaga pendidik yang berasal dari berbagai daerah di Jawa Timur. Mereka adalah tenaga pengajar yang selama ini berdedikasi dalam mendidik anak-anak dengan kebutuhan khusus. Dalam acara ini, hadir sejumlah narasumber yang berkompeten, di antaranya:Prof. Dr. Zumrotul Mukaffa, M.Ag – Staf Khusus Wakil Presiden RI, yang membahas pentingnya pendidikan inklusif dan kebijakan pemenuhan hak keagamaan bagi penyandang disabilitas di Indonesia. Hj. Ida Zulfiya Choiruddin, S.ThI – Kepala Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur'an (LPMQ) Kementerian Agama RI, yang memberikan materi tentang metode kitabah dan tilawah Mushaf Al-Qur'an Isyarat.

Di Mana Kegiatan Ini Dilaksanakan? Pelatihan ini diselenggarakan di daerah Tambak beras lebih tepatnya Aula Yayasan Pesantren Bahrul Ulum. Lokasi ini dipilih karena merupakan salah satu pusat pendidikan Islam terbesar di Jawa Timur, yang memiliki komitmen kuat dalam mendukung pendidikan inklusif bagi masyarakat.

Kapan Kegiatan Ini Berlangsung? kegiatan ini berlangsung selama dua hari, yaitu pada 29 hingga 30 Agustus 2024. Selama dua hari tersebut, para peserta mengikuti rangkaian pelatihan yang intensif dengan berbagai sesi pembelajaran yang dirancang untuk meningkatkan kompetensi mereka dalam mengajar Al-Qur'an kepada komunitas difabel.

Mengapa Kegiatan Ini Dilaksanakan? Karena, Ketua BAZNAS Jawa Timur, Prof. Dr. Ali Maschan Musa, M.Si, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud kepedulian sosial terhadap penyandang disabilitas."Kami berharap para guru dan tenaga pendidik dapat lebih berdaya dalam menyampaikan ajaran Al-Qur'an kepada para penyandang disabilitas sensorik rungu wicara, sehingga mereka juga dapat merasakan keindahan dan kedalaman ajaran agama" ujarnya.

Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Jombang, H. Ahmad Zainuri, Lc, menegaskan bahwa inisiatif ini juga bertujuan untuk memberdayakan komunitas difabel agar lebih inklusif dan setara dalam mendapatkan pendidikan agama. "Kami berkomitmen untuk terus mendukung kegiatan-kegiatan yang memberikan manfaat besar bagi masyarakat, khususnya bagi kelompok yang selama ini belum mendapatkan akses pendidikan yang memadai," tuturnya.

Bagaimana Kegiatan Ini Dilaksanakan? Pelatihan ini dilakukan dengan metode yang interaktif, mencakup teori dan praktik langsung. Para peserta diajak untuk mempelajari cara membaca Mushaf Al-Qur'an Isyarat, memahami metode pengajaran inklusif, dan memperbaiki cara berkomunikasi dengan penyandang disabilitas.

Para peserta terlihat sangat antusias selama mengikuti pelatihan. Mereka menyatakan bahwa kegiatan ini sangat membantu mereka dalam memahami cara mengajar Al-Qur'an kepada anak-anak dengan kebutuhan khusus. Salah satu peserta, Bidayatul Hubbi Ifah, mengungkapkan rasa terimakasihnya atas kesempatan mengikuti pelatihan ini.

"Sebagai guru, saya merasa sangat terbantu dengan pelatihan ini. Kini saya memiliki pemahaman yang lebih baik tentang cara mengajar Al-Qur'an kepada anak-anak dengan kebutuhan khusus. Saya berharap ilmu yang saya dapatkan di sini dapat bermanfaat bagi mereka," ujarnya.

Harapan untuk kedepannya bahwa BAZNAS RI dan BAZNAS Kabupaten Jombang dengan adanya kegiatan ToT ini, semoga akan semakin banyak pengajar yang kompeten dalam mengajar Mushaf Al-Qur'an Isyarat. Dengan demikian, penyandang disabilitas sensorik rungu wicara diharapkan dapat mengakses pendidikan agama yang lebih luas dan mendalam.

Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam menciptakan masyarakat yang inklusif, dimana semua kalangan, termasuk penyandang disabilitas, memiliki kesempatan yang sama untuk mendapatkan pendidikan agama dan merasakan keindahan ajaran Al-Qur'an.

Editor: Mila Oktavia

Bagikan:URL telah tercopy

Berita Lainnya

Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.

BAZNAS

Info Rekening Zakat